PAYARAMAN – Sumateranews.id, Menghadapi kemarau panjang yang memicu kekeringan dan meningkatkan kekhawatiran terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Camat Payaraman Nurmala Dewi, SH menggelar salat Istisqa dan doa bersama, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di halaman Kantor Camat Payaraman.
Kegiatan diikuti unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa dan warga. Mereka bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan, mengakhiri kekeringan serta menjauhkan masyarakat dari karhutla dan kabut asap.
Nurmala mengatakan, doa harus disertai ikhtiar nyata dengan menjaga lingkungan dan tidak membakar lahan.
“Selain berdoa, kita harus terus berikhtiar. Jangan membakar lahan maupun semak belukar karena dampaknya akan dirasakan bersama. Mari saling mengingatkan dan menjaga lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Kunyadi, S.E., yang akrab disapa Mang Kun atau Sekun, salah satu tokoh utama masyarakat Payaraman, turut mengikuti salat Istisqa dan doa bersama.
Mang Kun mengajak masyarakat menghadapi kemarau dengan kesabaran, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Mari kita berdoa dengan hati yang tulus dan mengiringinya dengan ikhtiar. Jangan saling menyalahkan, tetapi saling mengingatkan dan membantu. Jaga alam, jangan membakar lahan. Semoga hujan segera turun membawa kesejukan, kehidupan dan keberkahan bagi masyarakat Payaraman,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama agar hujan segera turun serta masyarakat terhindar dari kekeringan, karhutla dan kabut asap.
Laporan: Ketua Tim Pewarta Ogan Ilir Indonesia (FC)
























