JANGAN BERMIMPI!” 10 Bulan Pascabanjir, Jalan Idi Tunong–Banda Alam Belum Juga Diperbaiki

ZOOM NEWS

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 21:04 WIB

5017 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR — Hampir 10 bulan pascabanjir, kondisi ruas jalan Idi Tunong–Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, masih menjadi keluhan masyarakat. Kerusakan pada sejumlah titik jalan disebut mengganggu mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat.

FAKTA DI LAPANGAN

Informasi yang dihimpun awak media menunjukkan bahwa persoalan kerusakan jalan tersebut belum sepenuhnya mendapatkan penanganan yang diharapkan masyarakat. Keluhan warga terus disampaikan terkait kondisi jalan yang dinilai membutuhkan perhatian pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan ini sebelumnya juga pernah mendapat perhatian dari seorang anggota DPR RI dari salah satu partai nasional yang disebut telah datang dan melihat langsung kondisi wilayah serta jalan yang terdampak.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh informasi resmi yang dapat memastikan tindak lanjut kunjungan tersebut, termasuk status pengusulan anggaran, instansi pelaksana, sumber pembiayaan, maupun jadwal pasti perbaikan jalan.

DESAKAN LAKI ACEH TIMUR

Ketua Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Aceh Timur), Saiful Anwar, mempertanyakan lambannya penanganan jalan tersebut.

«“Kenapa sudah 10 bulan pascabanjir jalan Idi Tunong–Banda Alam belum juga diperbaiki? Masyarakat sudah banyak mengeluh. Kalau memang ada kendala, pemerintah harus menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat,” ujar Saiful Anwar.»

Saiful menilai masyarakat membutuhkan kepastian mengenai rencana pemerintah, bukan sekadar informasi bahwa persoalan tersebut sedang ditindaklanjuti.

Ia juga mempertanyakan hasil kunjungan anggota DPR RI yang sebelumnya datang ke wilayah tersebut.

«“Dulu ada anggota DPR RI dari salah satu partai nasional yang datang melihat kondisi masyarakat. Sekarang masyarakat tentu bertanya, apa hasil kunjungan itu? Apakah sudah ada tindak lanjut ke pemerintah pusat atau belum?” katanya.»

BUKAN SEKADAR JANJI

Saiful Anwar menegaskan bahwa pemerintah perlu menyampaikan informasi yang terukur kepada publik, terutama terkait kewenangan jalan, sumber anggaran, status perencanaan, serta target waktu pelaksanaan.

Namun, belum menyimpulkan adanya kelalaian atau kesengajaan dari pihak tertentu. Status dan penyebab belum dilaksanakannya perbaikan masih memerlukan penjelasan resmi dari instansi yang berwenang.

PERTANYAAN PUBLIK

Setelah sekitar 10 bulan pascabanjir, masyarakat kini menunggu jawaban:

Apakah jalan Idi Tunong–Banda Alam masuk dalam program perbaikan tahun 2026?

Jika belum, apa kendalanya dan kapan masyarakat dapat memperoleh kepastian?

akan berupaya melakukan konfirmasi kepada pemerintah daerah, instansi teknis terkait, pemerintah provinsi, serta pihak DPR RI yang sebelumnya melakukan kunjungan.

Pemberitaan ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial dan kepentingan publik. Setiap pihak yang disebut atau berkaitan dengan pemberitaan diberikan ruang untuk menyampaikan klarifikasi, hak jawab, dan hak koreksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip-prinsip jurnalistik. (*)

Berita Terkait

Rp7,25 Miliar Bukan Angka Kecil: Proyek Kuta Binjei–Alue Ie Mirah Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:00 WIB

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:12 WIB

PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI MENYELURUH KEPALA SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:47 WIB

PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:01 WIB

PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPC PPWI OGAN ILIR DESAK POLRES USUT AKUN FACEBOOK DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK ORGANISASI RESMI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Dugaan Pungutan Rutin Kepala SD di Ogan Ilir Mencuat, Setoran Tanpa Kuitansi hingga Klaim Ancaman Jabatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Kerinci Menolak Jadi Korban Berikutnya, Hentikan PETI di Muara Emat Sebelum Kerusakan Tak Terpulihkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Kabut Asap Makin Pekat di Sumsel, Banpres Karhutla Rp100 Miliar Dipertanyakan: Rakyat Menunggu Aksi Realisasi Kenyataannya di Lapangan

Berita Terbaru